Joe Biden Tidak Puas Terhadap Pemimpin Dunia Barat

Ratu2d.online – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tiba-tiba meminta maaf dan menyebut penyesalannya ke para pemimpin dunia. Dia melaksanakan hal hal yang demikian di sela-sela pertemuan iklim KTT COP 26 di Glasgow, Skotlandia.

Bandar Situs Slot Gacor Online Terpercaya 24 Jam Aku ini dilaksanakan daftar bandar judi slot bukan tanpa sebab. Biden meminta maaf atas tindakan pendahulunya Donald Trump yang menarik diri dari kesepakatan iklim global.

Melainkan kaprah aku semestinya tak meminta maaf. Dia, aku meminta maaf atas kenyataan bahwa AS pada pemerintahan terakhir menarik diri dari Kesepakatan Paris dan membikin kami sedikit tertinggal, katanya dalam pidatonya, Senin (1/11/2021) waktu setempat.

Dia menegaskan dalih bahwa kesepakatan itu membunuh kesempatan ekonomi salah besar. Menurutnya mengurangi perubahan iklim merupakan metode lain untuk meningkatkan ekonomi bukan merugikan. Dalam malapetaka yang berkembang dikala ini, aku percaya ada kesempatan luar biasa. Dia cuma untuk AS melainkan untuk kita semua, katanya lagi.

Dia menjanjikan akan ada tindakan kongkrit yang dilaksanakan AS. Bukan kata-kata semata. AS tak cuma kembali ke meja melainkan gampang-mudahan memimpin dengan figur .. Itulah kenapa pemerintahan aku berprofesi lembur, katanya.

Perubahan iklim telah melanda dunia Kita mempunyai kecakapan berinvestasi dengan diri kita sendiri dan membangun daya bersih yang adil dan dengan prosesnya menciptakan jutaan pekerjaan dan kesempatan gaji bagi semua dunia.

Sebelumnya, Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) mengatakan upaya semua dunia, termasuk negara kaya, dibutuhkan untuk menuntaskan krisis iklim. Berdasarkan membantu negara-negara berkembang beradaptasi dengan ini.

Melainkan UNCTAD, biaya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim di negara berkembang bisa mencapai US$ 300 miliar pada tahun 2030. Dan, sekiranya target mitigasi tak terpenuhi, hingga US$ 500 miliar pada tahun 2050.

Berdasarkan, tingkat pendanaan dikala ini kurang dari seperempat dari jumlah yang diperkirakan untuk tahun 2030. Laporan hal yang demikian memperingatkan sekiranya mengandalkan keuangan swasta, program ini tak akan melayani negara-negara yang paling memerlukannya.

UNCTAD juga menyerukan peniadaan utang dan restrukturisasi untuk negara-negara berkembang dan untuk meningkatkan ketersediaan modal bagi bank-bank pembangunan multilateral. E

konom PBB mengatakan modal ini bisa dibiayai oleh obligasi hijau atau dengan realokasi subsidi dari bahan bakar fosil. Melainkan PBB, kerugian ekonomi akibat petaka iklim secara proporsional tiga kali lebih buruk di negara-negara berkembang daripada di negara-negara berpenghasilan tinggi.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.